1st Step Sumbawa, Kenawa Island

1st Step in Sumbawa, Kenawa Island

Akhirnya. Kata pertama yang melintas di benak pas pertama nginjek kaki di Pelabuhan Poto Tano. Cuma rencana selintas, yang timbul berkat undanga n pernikahan seorang teman di Mataram.

Rencana ke Sumbawa yang terbilang singkat, karena waktu libur yang pendek (walopun judul di kalender long weekend). Baca-baca di blog, mostly from http://www.yukberangkat.com punyaan Bli Wayan, akhirnya memantapkan diri untuk mampir ke Sumbawa, tepatnya Pulau Kenawa yang udah kian famous di kalangan pelancong wisata semenjak tayangan My Trip My Adventure yang waktu itu dipandu Nadine dkk.

Kenawa, sebuah pulau kecil yang terletak di Sumbawa. Cuma pulau seiprit sih, tapi apa yang ada di pulau ini lebih besar dari apa yang bakal dibayangin orang-orang. As local people told me, luasnya cuma 13-15 hektar gitu. Pulau ini adalah sebagian dari pulau indah yang tersebar di sekitaran perairan Sumbawa Barat. Pulau-pulau lainnya seperti Paserang, Gili Namoo dkk, juga sudah mulai menjadi favorit wisatawan (sayang ga sempet karena waktu yang singkat).
Sempet kepikir buat bertolak ke Sumbawa makek pesawat aja dari Bali, berhubung harga tiketnya juga masih friendly. Tapi setelah cek di google maps, ternyata secara geografis, Pulau Kenawa itu ada di ujung barat Pulau Sumbawa, which is deket banget sama pelabuhan penyebrangan Lombok – Sumbawa. Jadinya naik pesawat rute DPSLOP, yang saat ini baru ada 2 maskapai yang frekuensi penerbangannya rutin, LION, WINGS dan GARUDA INDONESIA. Biar kata long weekend, saya sukses mendapatkan tiket LION AIR dengan harga IDR 167,000, yah meskipun delay sejam. Buat yang rame-rame dan milih jalur darat, bisa juga sih bawa mobil dari Bali nyebrang pakek ferry. Tapi harga tiket ferry nya bakal nyampe 700rb tergantung jenis mobil, dan makan waktu lebih banyak. Sama halnya dengan yang doyan naik kendaraan roda dua (bakal lebih capek malah).
Nyampe di Bandara Internasional Lombok, lumayan bagus dari segi bangunan dan luasnya (mungkin karena baru). Dan asiknya, di bandara ini ada transport Damri, jd buat yang suka ngirit, ke Senggigi atau ke Mataram bisa naik Damri aja dengan tarif yang murah. Tarif terbaru Bandara – Mataram sih sekarang udah IDR 25,000/org.
Buat neken budget dan supaya keliatan pelancong sejati, saya dan teman sewa sepeda motor di Mataram dengan tarif IDR 60,000/24 jam, buat dibawa lari ke Kenawa. Selain lebih bebas menari-nari di jalanan, sepeda motor juga hanya membutuhkan maksimal 20rb bensin dari Mataram ke pelabuhan. Untuk nyebrang ke Sumbawa, kami mesti bertolak ke Pelabuhan Kayangan yang ada di Lombok Timur. Dari Pelabuhan Kayangan yang berjarak tempuh 2 jam dari Mataram, perjalanan dilanjutkan dengan naik ferry (biar irit). Tujuan selanjutnya adalah Pelabuhan Poto Tano di Sumbawa (Barat), pintu gerbang buat bisa ke Pulau Kenawa dan ada setiap 30 menit. Buat yang bawa kendaraan roda dua sepeda motor dengan spek 500cc, tarif ga lebih dari 52rb perak dah.
Naik ferry itu banyak ngasih cerita sebenernya, ketimbang fast/speed boat yang lebih mahal harganya. Dengan naik ferry, bisa mantau kegiatan orang-orang diatas kapal buat mengusir rasa bosen. Ada yang otak atik hape main Candy Crush, ada yg sekedar ngobrol, ada yang recok sendiri foto selfie.

Pelabuhan Poto Tano itu gambaran alamnya keren. Pas menepi, udah keliatan beberapa bukit-bukit dengan menara TPS provider XL dan TELKOMSEL berdiri dengan gagah. Buat pengguna 2 provider ini, sinyal dan koneksi sadis! Di deket pelabuhan, si yang punya boat nelayan Bang Kami udah nunggu di Alfamart sama partner in crime nya, Bang Wawan Shatu Syatu. Awalnya saya sempet nanya-nanya Bli Wayan untuk kontak yang bisa dihubungi selama di Sumbawa. Bli Wayan sih suggest nya “penambang” Pak Agus. Tapi pas di hubungi, Pak Agus sudah gak di Poto Tano lagi, sehingga waktu itu beliau alihkan ke Bang Kami. Ketemu Bang Kami, dealing-dealing, dapetlah harga yang reasonable pp ke Kenawa. Kalo dari testimoni Bang Kami, beliau masih menggunakan mesin boat yang biasa, sementara teman2 sejawat lainnya udah make mesin keluaran terbaru dan suaranya lebih redam. Makanya beliau bisa ngasi harga yang bersahabat. Oiya, sebelum ke Kenawa, ada baiknya banyak baca-baca blog di internet, untuk dapet info “penambang” di Poto Tano yang bisa dihubungi. Jadi biar bisa dealing dari awal dan budget yang disiapkan udah definite buat nyebrang ke sana.

20 menit doang mengarungi lautan, kita dah sampe Kenawa. Perasaannya? Naujubilah ini muncung ga brenti mengagumi.Gradasi air laut biru muda ke biru tua, pasir yang putih dan lembut, hamparan padang rumput dan bukit Kenawa yang hijau. Etdah, beruntung banget bisa menikmati itu semua di siang bolong yang cerah.
Abis itu ngapain? Ya buka baju, celana, nyebur, mandir, berenang dan snorkeling ala ala. Sewa snorkeling ada. Warung makan ada. Dan yang terpenting, sinyal ada dan kuat. Bisa livetweet di twitter HAHAHAHA. Alat snorkeling bisa disewa di Kenawa dengan tarif yang murah juga sih.

Selain itu kita bisa mengelilingi ini cukup 3 jam, karena emang ga begitu luas. Apalagi hamparan padang rumputnya yang kece, ga bakal kerasa capek mesti naik turun bukit. Pelancong juga bisa camping, kalo ada peralatan sendiri jangan lupa bawa. Sewa dr Mataram juga bisa. Sewa di Poto Tano juga bisa. Tanya aja ama “penambang”nya, mereka dengan senang hati ngasih info. Jujur, pengen banget sih camping, tapi persiapan belom ada. Surely next time. Jadi mutusin buat balik ke Pulau utama nyari penginapan. Tanya-tanya, lha penginapan agak jarang. Malah ditawarin tidur di rumahnya Bang Kami. Yaudah sikat.

 

Masyarakat sekitaran Kabupaten Poto Tano itu ramah dan baik, welcome serta komunikatif. Apapun yang kita tanya, mereka dengan senang hati ngejawab sesuai yang mereka tau. Kalo di destinasi yang udah komersil, setiap info adalah rupiah. Jadi beruntunglah bisa kenal Bang Kami dan masyarakat sekitarnya. Ga sekedar ngambil poto untuk pamer, tapi banyak cerita yang kami bawa pulang dari Kenawa.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s